Natajabar.com– Upaya penyebaran nilai-nilai antikorupsi terus mengalami penguatan melalui pendekatan yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Hal ini terlihat dari peran Hendrian Permana yang semakin aktif menyuarakan pentingnya integritas, dengan dukungan dari KOPEL (Komunitas Pena dan Lensa) .Acara ini dilaksanakan di Wanayasa Purwakarta pada Selasa 21/4/2026
Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi melalui program ACFFEST, kolaborasi ini menghadirkan pendekatan edukatif berbasis media film sebagai sarana penyuluhan kepada masyarakat. Film dipilih sebagai medium karena dinilai mampu menjangkau berbagai kalangan secara lebih emosional dan mudah dipahami.
Dengan sentuhan literasi dan kekuatan visual dari KOPEL, pesan-pesan antikorupsi tidak hanya disampaikan secara normatif, tetapi juga dikemas secara lebih hidup dan menyentuh. Narasi yang dibangun melalui film mampu menggugah kesadaran publik, membuka ruang diskusi, serta mendorong masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih peka terhadap bahaya korupsi dan pentingnya menjaga integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam keterangannya, Hendrian Permana selaku Ketua Subsektor Film Komite Ekraf Purwakarta & Founder Komunita Film Permana Tingal menegaskan bahwa pendekatan kreatif menjadi kunci dalam menyampaikan pesan antikorupsi kepada generasi muda.
“Film memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan secara halus namun membekas. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kejujuran dan integritas. Gerakan antikorupsi harus masuk ke ruang-ruang kreatif agar lebih dekat dengan kehidupan anak muda,” ujar Hendrian.
Red**